BAHAYA MEMBUNUH KECOAK

kcoa

Bila anda melihat binatang kecoak di rumah, jangan anda memukulnya sampai mati bahkan sampai (maaf) isi perut kecoak meletet keluar. Karena didalam perut kecoa terdapat cacing halus/lembut yg tetap
hidup meskipun diluar dari tubuh kecoak. Bila cacing ini sudah berada di luar dari tubuh kecoak (perut) dia akan bergerak untuk mencari tempat/indukan baru. Cacing ini bentuknya sangat pendek, halus dan lembut akan terlihat kasat mata bila jarak pandang sekitar 10-20cm. Untuk melihat cacing ini, anda dapat menaruh isi perut kecoak diatas kertas hitam atau diatas cermin… disitu akan terlihat pergerakannya.
Sangat berbahaya apabila cacing ini sampai menyentuh kulit tubuh kita (terutama kaki) karena dapat masuk melalui pori-pori kulit atau bila ada luka terbuka pada kulit luar. Akan jauh lebih baik membasmi kecoak cukup dengan menggunakan semprotan anti serangga, yg dapat membunuh kecoak tanpa harus
memukul hingga mengeluarkan isi perutnya. Semoga info ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Jangan Dipukul, Ini Cara Ideal untuk Membasmi Kecoa

165943_kecoafb-1366893738

Putro Agus Harnowo – detikHealth
Jakarta – Membunuh kecoa sebaiknya jangan dipukul sampai keluar isi perutnya, sebab di dalamnya terkandung cacing parasit yang dapat menginfeksi manusia. Demikian isi postingan di Facebook yang sempat menghebohkan akhir-akhir ini. Terlepas dari keberadaan cacing, saran tersebut ada benarnya. “Membunuh kecoa cukup dengan pestisida saja. Dengan pembersih serangga seperti yang dijual di toko-toko sudah cukup. Itu juga bias digunakan untuk membunuh lalat, nyamuk dan serangga lain,” ujar dr Chabib Afwan, Deputi Zoonosis Kementerian Koordinasi Kesejahteraan Rakyat RI ketika dihubungi detiKHealth , Kamis (25/4/2013). Kabar yang santer beredar di Facebook menerangkan bahwa di dalam perut kecoa terkandung cacing halus. Apabila digencet dan keluar isi perutnya, cacing ini bisa keluar dan masuk lewat pori-pori manusia. Selai itu, membunuh kecoa dengan cara digencet memang tidak efektif. Kecoa hidup di tempat-tempat kotor sehingga badannya dilumuri oleh berbagai jenis bakteri dan kuman penyakit. Apabila digencet sampai keluar isi perutnya, tentu cairan tubuh yang keluar membuat kuman – kuman bakteri dari tubuh kecoa dapat menyebar dan menempel ke sekitarnya. “Kalau keluar isi perutnya dan kuman-kuman seperti bakteri, cacing dan telur cacing menempel makanan, tentu bisa berisiko. Tapi kecoa kan biasanya hidupnya di bawah, di lantai, tidak di dekat makanan,” kata Dr. drh. Upik Kesumawati Hadi, MS, ahli parasitologi dari Departemen Ilmu Penyakit Hewan Institut Pertanian Bogor, Dr Upik mengakui bahwa orang seringkali latah apabila melihat kecoa dan segera membantainya dengan segala benda yang ada di sekitar, bisa sandal ataupun sapu. Hal ini memang sulit dihindari. Namun
masyarakat tak perlu khawatir akan cacing yang katanya dapat masuk ke pori-pori.
“Kebanyakan kasus penularan cacing itu lewat makanan, tidak langsung masuk ke pori-pori tubuh. Yang penting setelah membunuh kecoa langsung dibersihkan,” terang dr Upik.
http://detik.com/health/read/2013…membasmi-kecoa

sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/5173f1078327cf771d000009/bahaya-membunuh-kecoak/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: