POSTEST V-CLASS PENGELOLAAN PROYEK SISTEM INFORMASI 2

Jelaskan tugas masing-masing anggota tim proyek

jawab :

A. Manajer Proyek (Project Manager)Tugas Dari Manajer Proyek Adalah :1) Mencari Seseorang Yang Memiliki Kemampuan Berkomunikasi Dengan Baik.
2) Merubah Permintaan Yang Menyimpang.
3) Mengumumkan Kesalahan.
4) Mendisiplinkan Orang-Orang.
5) Mengetahui Orang-Orang Yang Terlibat.
B. Pimpinan Proyek (Project Leader)Tugas Dari Pimpinan Proyek Adalah :1) Memimpin Keseluruhan Wawancara Dengan User.
2) Menjadi Pengawas Harian Bagia Programmer.
C. Programmer
1) Membuat Aplikasi Sesuai Dengan Persetujuan Kontrak.
2) Bertanggung Jawab Atas Aplikasi Yang Sudah Dibuat.
3) Melakukan Pengujian Terhadap Aplikasi Yang Akan Digunakan.
D. Programmer Ahli (The Guru Programmer)1) Membuat Program Atau Tugas-Tugas Yang Rumit.
2) Mengerjakan Program Atau Tuga-Tugas 10 Kali Lebih Cepat Dari Orang Lain.
3) Menngajarkan Dan Mendampingi Programmer Pemula Pada Saat Membuat Sebuah Project.

PRETEST V-CLASS PENGELOLAAN PROYEK SISTEM INFORMASI 2

Apa saja yang perlu diperhatikan pada saat memilih anggota tim proyek? Jelaskan.

1.Manajer Proyek (Project Manager)
PM adalah posisi pertama yang harus diisi. Pekerjaan ini diisi ketika proyek masih sekilas di mata orang, karena PM yang pertama menentukan apakah sebuah proyek dapat dikerjakan atau tidak. Manajer tingkat atas menugaskan PM. Mereka mencari seseorang yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik. Keahliankeahlian lain yang mereka cari adalah pengetahuan tentang manajemen proyek, kemampuan  mengorganisasi, dan keahlian teknik.
Kadang-kadang pekerjaan PM membutuhkan aksi yang tidak umum seperti berkata “Tidak” untuk perubahan permintaan yang menyimpang, mengumumkan kesalahan, atau mendisiplinkan orang orang. PM harus mengetahui orang-orang yang terlibat sama seperti
dalam politik, prosedur-prosedur pemakaian, dan proyek perusahaan.Keahlian yang dibutuhkan untuk pekerjaan ini adalah kepemimpinan yang luas, kemampuan bernegosiasi dan diplomasi.

2.Pimpinan Proyek (Project Leader)
Pimpinan Proyek adalah posisi kedua yang harus diisi. Sangatlah baik jika PM memilih orang ini. Pertama, PM harus bernegosiasi dengan Manajer Fungsional untuk tugas-tugas PL, kemudian yakinkan PL untuk bergabung dalam tim. PL terdaftar pada proposal karena
banyak detail proposal dikerjakan oleh PL. Pekerjaan ini sangat bersifat teknis, karenanya pilihlah ahli yang terbaik. Jangan mencari orang yang tidak mempunyai pendirian. Lebih baik mencari orang yang dapat mengingat pembuatan detail keseluruhan proyek tersebut. PL juga harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. PL akan memimpin keseluruhan wawancara dengan user dan menjadipengawas harian bagi programmer.


3.Programmer
PM dan PL akan mulai berpikir tantang siapa yang dapat membentuk tim pemrograman dan bertanya pada Manajemen Fungsional (jika diperlukan) tentang kemampuan orang-orang ini (Programmer). Kemudian, ketika kontrak ditandatangani, mulailah mengumpulkan tim programmer Anda. Pertama pilihlah Programmer dengan kemampuan pemrogramannya.
Sebagai tambahan carilah keterangan tentang pengalaman mereka, tetapi bukan seseorang yang sudah melakukan hal yang sama selama 5 kali berturut-turut – orang ini akan bosan. Jika kandidat tersebut tidak memiliki pengalaman yang sesuai, hal lain yang dapat dipertimbangkan adalah latar belakang tentang sistem operasi, atau hal lainnya.

4.Programmer Ahli (The Guru Programmer)
Gaya hidup baru telah berevolusi sejak komputer ditemukan. Hal ini adalah Programmer Ahli atau “Hacker”. Orang ini bekerja secara misterius, pada jam-jam yang aneh; suka menentang dan tidak mau diatur, hanya ingin mengerjakan tugas sesuai dengan keinginanya. Tetapi ahli dalam bidangnya, dapat membuat program tugas-tugas yang rumit 10 kali lebih cepat dari orang lain. Disarankan jika Andamemiliki orang ini, organisasikan sebuah tim dan 1 ahli ini dikelilingi oleh para pemula. Hal ini akan sukses jika ahli tersebut senang menjelaskan sesuatu kepada orang lain (seperti yang biasa mereka lakukan) – para pemula akan belajar dari ahli ini.

5.Programmer Pemula (The Junior Programmer)
Programmer pemula biasanya memiliki bakat dan mempunyai keinginan untuk membuktikan diri mereka. Ada dua keahlian, bagaimanapun itu tidak selalu diajarkan di sekolah : komunikasi tim dan komunikasi manajemen. Selalu ada kompetisi di sekolah. Bahkan pada sebuah tim proyek, para siswa tidak membantudiantara sesama mereka. Mereka mungkin tidak diajarkan untuk berbagi pekerjaan kepada anggota tim yang lain. Dalam sebuah
perusahaan seorang anggota tim hanya berhasil jika keseluruhan tim berhasil.Bersamaan dengan itu, para siswa mungkin tidak diajarkan bahwa para manajer setiap saat harus selalu tahu apa yang sedang dikerjakan setiap orang dan bagaimana kemajuan tugas mereka. Ini
mungkin tidak dibutuhkan untuk sebuah tugas sekolah. Tetapi jika anda mengajarkan Programmer Pemula untuk berkomunisasi, Anda akan memiliki anggota tim yang tidak terhingga nilainya.

Cara Mudah Membersihkan Kasur

1. Vacum Cleaner

Vacum Cleaner merupakan alat paling gampang untuk membersihkan kasur.

Vacum Cleaner mampu mengankat debu, sel sel kulit mati, dan partikel – partikel kecil lainnya yang menempel diseluruh permukaan kasur.

2. Baking soda

Baking soda digunakan untuk menetralisir bau, caranya taburkan baking soda ke seluruh permukaan kasur dan biarkan selama 30 menit.

Setelah itu bersihkan dengan vacum cleaner. Jika ingin aroma lain tambahkan 5 tetes minyak esensial ke baking soda sebelum di taburkan.

sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/5382e1b5cb07e74c3e8b4663/?ref=homelanding&med=hot_thread

Tips Makan Makanan Pedas agar Tidak Kepedesan

Siapa sih yang tidak suka makan-makanan pedas? Kalaupun tidak suka pasti hanya karena tidak tahan dengan rasanya yang membakar lidah, membuat kita keringatan, dan muka kita merah. Benar bukan? Atau biasanya karena teman – teman takut mengalami diare sesudahya. Itu semua reaksi yang terjadi apabila kita mengonsumsi makanan yang pedas.

Hal tersebut disebabkan oleh zat di dalam cabai yang disebut capsaicin.

Tapi, tidak jarang kita merasa ingin mencoba rasa pedas yang memang memberikan sensasi dan kenikmatan sendiri ketika kita makan. Jadi bagaimana dong supaya bisa menikmati makanan pedas tapi tidak kepedasan?

Sebelum makan teman – teman perlu minum susu

Susu dapat mencegah diare yang biasanya terjadi sesudah selesai mengkonsumsi makanan pedas. Susu menetralkan alarm pedas yang dikirimkan oleh capsaicin ke dalam tubuh kita lewat darah.

Ketika makan, makanlah secara perlahan. Kalau teman – teman makan tidak perlahan makanan pedas yang mengandung capsaicin, efek capsaicin akan tinggal lebih lama dan terasa lebih pedas.

Setelah makan, makanlah sepotong balok kecil dark chocolate atau milk chocolate tapi dark chocolate lebih ampuh. Bisa juga dengan menggunakan kain bersih yang kecil lalu dicelupkan ke air hangat, kemudian menepuk-nepukkannya di lidah yang kepedasan. Jalan terakhir dapat menggunakan permen karet setelah makan – makanan pedas.

sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/538830036c07e78a198b4767/?ref=homelanding&med=hot_thread

Temen – temen Down ? Ikutin beberapa Cara Ini

Terkadang teman teman semua pernah merasa down (sedih). Itu adalah hal yang wajar. Hidup ini seperti gelombang, yang terkadang ada naik dan turunnya. Seperti yang teman – teman ketahui tidak ada gelombang yang tidak naik turun. terkadang teman teman semua merasa sangat lemah bahkan agan berpikir bahwa bergerak maju dan termotivasi untuk saat itu adalah hal yang tidak mungkin. Jika teman teman juga merasakan hal yang sama, maka teman teman tidak sendirian. Kita semua mengalami itu.

Selama beberapa tahun berbagai peniliti sudah melakukan berbagai cara untuk memotivasi kembali dan keluar dari tempat yang teman teman semua katakan “down”

Ini beberapa tips untuk memotivasi kembali dan membuat teman teman kembali bersemangat.

1. Ambil 1 langkah kecil

Perubahan apapun bisa dimulai dari satu langkah kecil. Seringkali, teman teman membuat diri sendir berimajinasi dengan memikirkan hal yang enak. Namun sebenarnya teman teman butuh sesuatu yang lebih besar. Ambillah satu langkah kecil dan ulangi dengan mengembangkannya sedikit demi sedikit. Manfaatnya akan berkembang dan juga memotivasi kita semua.

2. Ingatlah Kalau “down” itu hanya sementara

Ingatlah bahwa setiap koin itu mempunyai 2 sisi. Dan hanya karena teman – teman sedang mengalami sisi yang buruk, bukan berarti tidak ada sisi yang baik. Ketika momentum dan motivasi teman teman sedang rendah, putuskan apa yang tidak ingin teman teman lakukan dan teman teman akan merubah situasinya. Berjalan – jalan ketika teman teman mengatakan tidak mau pada diri sendiri. Telpon seseorang ketika teman teman merasa tidak mau menelpon karena terlalu letih. Teman teman akan menyadari bahwa motivasi agan sudah kembali

Continue reading

Analisis RUU Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan UU No. 19 Tentang Hak Cipta

RUU Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

*Pengertian RUU Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

 

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia.

Secara umum, materi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE) dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik dan pengaturan mengenai perbuatan yang dilarang. Pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik mengacu pada beberapa instrumen internasional, seperti UNCITRAL Model Law on eCommerce dan UNCITRAL Model Law on eSignature. Bagian ini dimaksudkan untuk mengakomodir kebutuhan para pelaku bisnis di internet dan masyarakat umumnya guna mendapatkan kepastian hukum dalam melakukan transaksi elektronik. Beberapa materi yang diatur, antara lain:

1. pengakuan informasi/dokumen elektronik sebagai alat bukti hukum yang sah (Pasal 5 & Pasal 6 UU ITE);

2. tanda tangan elektronik (Pasal 11 & Pasal 12 UU ITE);

3. penyelenggaraan sertifikasi elektronik (certification authority, Pasal 13 & Pasal 14 UU ITE);

4. penyelenggaraan sistem elektronik (Pasal 15 & Pasal 16 UU ITE);

 

Beberapa materi perbuatan yang dilarang (cybercrimes) yang diatur dalam UU ITE, antara lain:

1. konten ilegal, yang terdiri dari, antara lain: kesusilaan, perjudian, penghinaan/pencemaran nama baik, pengancaman dan pemerasan (Pasal 27, Pasal 28, dan Pasal 29 UU ITE);

2. akses ilegal (Pasal 30);

3. intersepsi ilegal (Pasal 31);

4. gangguan terhadap data (data interference, Pasal 32 UU ITE);

5. gangguan terhadap sistem (system interference, Pasal 33 UU ITE);

6. penyalahgunaan alat dan perangkat (misuse of device, Pasal 34 UU ITE).

 

Penyusunan materi UUITE tidak terlepas dari dua naskah akademis yang disusun oleh dua institusi pendidikan yakni Unpad dan UI. Tim Unpad ditunjuk oleh Departemen Komunikasi dan Informasi sedangkan Tim UI oleh Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Pada penyusunannya, Tim Unpad bekerjasama dengan para pakar di ITB yang kemudian menamai naskah akademisnya dengan RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi (RUU PTI). Sedangkan tim UI menamai naskah akademisnya dengan RUU Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik.

Kedua naskah akademis tersebut pada akhirnya digabung dan disesuaikan kembali oleh tim yang dipimpin Prof. Ahmad M Ramli SH (atas nama pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono), sehingga namanya menjadi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana disahkan oleh DPR.

Continue reading

POSTEST V-CLASS PENGELOLAAN PROYEK SISTEM INFORMASI

POSTEST

Terdapat 2 pendekatan yang umum digunakan untuk penerimaan yaitu ‘Parallel Run’ dan ‘Penerimaan sedikit demi sedikit’. Sebutkan kelebihan dan kekurangan masing-masing pendekatan tersebut ?

-Kelebihan dan kekurangan Parallel Run

Periode percobaan atau parallel run adalah pendekatan yang paling umum untuk penerimaan. Menggunakan pendekatan “Periode Percobaan” tim proyek mudah memasang sistem baru untuk dicoba oleh user. Pendekatan ‘Parallel Run’ menambahkan dimensi untuk peralihan sistem lama yang sudah berjalan dengan baik sebagai perbandingan dan cadangan.

-Kelebihan dari Pendekatan Parallel Run :

-Dapat mendemonstrasikan semua fungsi yang dijanjikan.

-Sebuah tindakan yang menyebabkan masalah selalu dapat diketahui ,  mengetahui dengan tepat siapa yang mengetik jika terjadi suatu masalah.

-User dapat melakukan pengecekan data pada sistem lama. Continue reading